Selamat Datang di Website Resmi
DESA SIDOKUMPUL

Jl, Pasar Sore No. 175 Desa Sidokumpul
KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN Provinsi Jawa Timur
Kode Pos 62264

call 03199113332| mail_outline desa.sidokumpul@yahoo.com

Selamat datang di Website Resmi Desa Sidokumpul, segala informasi mengenai Desa Sidokumpul akan dimuat dalam website ini. Menyongsong Transformasi Digital, Transpansi dan Akuntabel
fingerprint
SDGs Desa Nomor 1: Desa Tanpa Kemiskinan

date_range 09 Mar 2021 18:27:04 favorite 146 Kali

Tujuan ini menargetkan pada tahun 2030 kemiskinan di desa mencapai 0 persen. Artinya, pada tahun 2030, tidak boleh ada penduduk miskin di desa. Untuk mencapai target tersebut, tentu banyak kebijakan yang harus diambil dan dilaksanakan bersama-sama, dalam rangka pencapaian tujuan Desa tanpa kemiskinan, baik oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun pemerintah desa, seperti, meningkatkan pendapatan penduduk miskin, menjamin akses terhadap pelayanan dasar serta melindungi seluruh masyarakat dari segala bentuk bencana.

Saat ini, kemiskinan masih menjadi problem semua negara di dunia. Karena itulah, agenda utama SDGs adalah menghapuskan kemiskinan di dunia pada tahun 2030. Dalam Outcome Document Transforming Our World: The 2030 Agenda For Sustainable Development, disebutkan tujuan utama pembangunan adalah mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuk dimanapun (end poverty in all its forms everywhere). 

Dalam RPJPN 2005-2025, masalah kemiskinan dilihat dalam kerangka multidimensi, karenanya kemiskinan bukan hanya terkait ukuran pendapatan, melainkan menyangkut beberapa hal, antara lain: (i) kerentanan dan kerawanan orang atau masyarakat untuk menjadi miskin; (ii) menyangkut ada/tidak adanya pemenuhan hak dasar warga dan ada/tidak adanya perbedaan perlakuan seseorang atau kelompok masyarakat dalam menjalani kehidupan secara bermartabat.

Untuk mengukur kemiskinan, Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan, yang diukur dari sisi pengeluaran. Jadi, penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan.

Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2020 mencapai 26,42 juta orang. Dibandingkan dengan Maret 2019, jumlah penduduk miskin Indonesia meningkat sebanyak 1,28 juta orang. Persentase penduduk miskin pada Maret 2020 tercatat sebesar 9,78 persen, meningkat 0,37 persen dari Maret 2019. Sedangkan berdasarkan daerah tempat tinggal, persentase tingkat kemiskinan di desa pada Maret 2020 sebesar 12,82 persen, turun 0,03 persen dari bulan Maret 2019 yang mencapai 12,85 persen, sedangkan tingkat kemiskinan di wilayah kota malah naik 0,69 persen, dari 6,69 persen menjadi 7,38 persen.

Tabel 1. Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin menurut Daerah, Maret 2019–Maret 2020

Daerah/Tahun Jumlah Penduduk Miskin (juta orang) Persentase Penduduk Miskin
Perkotaan    
Maret 2019 9,99 6,69
Maret 2020 11,16 7,38
Perdesaan    
Maret 2019 15,15 12,85
Maret 2020 15,26 12,82
Total    
Maret 2019 25,14 9,41
Maret 2020 26,42 9,78

Sumber: BPS, 2020

Disagregasi menurut daerah tempat tinggal menunjukkan bahwa penduduk perkotaan juga memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan yang lebih besar dibandingkan penduduk di perdesaan. Akan tetapi, pangsa pengeluaran pangannya lebih kecil. Rata-rata setiap penduduk di perdesaan menghabiskan 913.649 rupiah dalam sebulan untuk memenuhi kebutuhan, yaitu makanan (Rp 508.685) dan bukan makanan (Rp 404.964). Dari jumlah tersebut, lebih dari separuhnya digunakan membeli komoditas makanan. Di sisi lain, penduduk perkotaan menghabiskan lebih dari satu juta rupiah setiap bulannya (Rp 1.436.282 /kapita/bulan). Dari jumlah tersebut, hanya 45,97 persen yang digunakan untuk membeli komoditas makanan.

Tabel 2. Pangsa Pengeluaran Pangan menurut Daerah Tempat Tinggal, September 2019

Kota dan Desa 49,21
Desa 55,68
Kota 45,97

Sumber: BPS, 2019

Dalam rangka mencapai target 0 persen kemiskinan di desa pada tahun 2030, ada beberapa sasaran yang harus dicapai di desa. Diantaranya, sebanyak 100 persen masyarakat desa memiliki kartu jaminan kesehatan; penyandang difabilitas miskin dan perempuan kepala keluarga (PEKKA) 100 persen menerima bantuan pemenuhan kebutuhan dasar; cakupan layanan kesehatan, persalinan dan imunisasi, pemakaian kontrasepsi, akses air minum dan sanitasi baik 40 persen penduduk berpenghasilan terendah; akses dan layanan pendidikan; hunian yang layak untuk penduduk berpendapatan rendah; serta terpenuhinya kebutuhan dasar lainnya.

business
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

  [Ganti]  

assessment Statistik DESA

message Komentar Terkini

  • person Agustinus i putra

    date_range 16 Juni 2021 13:45:38

    Cek penggunaan dana desa 2020
  • person Bakri

    date_range 16 Mei 2021 17:59:30

    Informasi desa
  • person Laila fatiyah

    date_range 16 Mei 2021 02:25:17

    Saya butuh dana buat tambahan modal jualan
  • person ahmad asani

    date_range 29 April 2021 22:54:38

    saya siap jdi relawan sgds desa di desa karacak kkecamatan leuwiliang kabupaten bogor 16640
  • person Admin

    date_range 23 April 2021 23:17:03

    mohon infonya yang belum menerima itu atas nama siapa ya?.
  • person Habib hamzah amrulloh

    date_range 23 April 2021 21:17:41

    Belum menerima
  • person ABDUL KHALIK

    date_range 04 April 2021 02:02:24

    TERUS BAGAIMANA KITA BISA MEMUNCULKAN DATA SESKUDES DI MENU TAMPILAN SEPERTI INI MAS
  • person Mikael Afandi Nangker

    date_range 03 April 2021 19:29:36

    cara penggunaan Dana Desa setiap tahunnya
  • person Ibnu

    date_range 21 Maret 2021 15:47:25

    Mohon bantuan dikirim draf SMA file rancangan APBDes nya pak/buk.trimakasih
  • person Vi'i

    date_range 01 Maret 2021 22:13:35

    Contoh proposal untuk pengajuan BLT Dan apa aja lampiran yang harus di lengkapi

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:457
Kemarin:668
Total Pengunjung:234.067
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.80.5.103
Browser:Tidak ditemukan
  • KUSRI

    KEPALA DESA

  • AFIF AMRULLAH

    SEKRETARIS DESA

  • SYIFAUL WALIDAIN

    KAUR KEUANGAN

  • FADLUR ROHMAN

    KAUR PERENCANAAN

  • ABDULLAH ARIF

    KASI KESEJAHTERAAN

  • ROBETH AUTHON

    KEPALA DUSUN SIDOKUMPUL

  • IDHAM KHOLID EFFENDY

    KASI PEMERINTAHAN

settings Pengaturan Layar

TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes TA. 2021 " APBDesa Tahun berjalan " Sesuai Perkades Desa Sidokumpul Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Penjabaran Perubahan APBDes Tahun 2021
insert_chart
APBDes 2021 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 387,245,480 | Rp. 1,417,417,800
Realisasi 27.32 %
BELANJA
Rp. 376,699,865 | Rp. 1,382,417,800
Realisasi 27.25 %
PEMBIAYAAN
Rp. 0 | Rp. 37,138,831
Realisasi 0 %
insert_chart
APBDes 2021 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Dana Desa
Rp. 281,704,800 | Rp. 681,762,000
Realisasi 41.32 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 0 | Rp. 24,103,700
Realisasi 0 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 105,090,366 | Rp. 236,552,100
Realisasi 44.43 %
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp. 0 | Rp. 475,000,000
Realisasi 0 %
Bunga Bank
Rp. 450,314 | Rp. 0
Realisasi 100 %
insert_chart
APBDes 2021 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 120,000,365 | Rp. 275,655,800
Realisasi 43.53 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 196,699,500 | Rp. 934,212,000
Realisasi 21.06 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 0 | Rp. 10,000,000
Realisasi 0 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 60,000,000 | Rp. 162,550,000
Realisasi 36.91 %